Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2011

DEFINISI PENGUSAHA

Definisi pengusaha adalah:
  • Orang yang menjalankan bisnis dengan sukses
  • Dia menggunakan bisnisnya untuk menghasilkan pendapatan pasif (passive income)
  • Dia berekspansi atau menjual bisnisnya
Menurut kamus, definisi “pengusaha” mengikutsertakan kata “risiko”. Ini penting karena untuk menjalankan bisnis Anda harus menginvestasikan uang dan waktu. Ada kemungkinan Anda tidak memperoleh apapun dan bisnis Anda jatuh. Ini bagian dari permainan dan ada tiga hal yang harus Anda sadari sebelum memulai sebuah bisnis.

Pertama, buat intensi. Ini penting karena kebanyakan dari kita hanya ingin menikmati hasil akhir tanpa mau menjalani proses step-by-step. Intensi diperlukan untuk memelihara semangat Anda, terutama ditahap-tahap awal yang berat. Kesempatan Anda untuk menjadi sukses bisa naik 80% dengan kekuatan intensi ini. Anda lebih yakin melangkah dan tidak bingung untuk memulai bisnis.

Kedua, menetapkan tujuan (goals). Alokasikan waktu untuk menuliskan apa saja tujuan Anda berbisnis. Tulis diatas kertas dan letakkan di tempat-tempat yang Anda bisa lihat. Misalnya kaca kamar mandi.

Minggu, 09 Oktober 2011

BISNIS APA YANG SEBAIKNYA SAYA MASUKI?


ureechan.wordpress.com
 Banyak orang yang terjun dalam bisnis untuk yang pertama kalinya, memilih bisnis yang sedang hangat. Bisnis yang sedang tumbuh, seksi dan menarik minat investor.
Namun banyak juga yang memilih menjadi pencetus sebuah ide bisnis yang sama sekali baru, bisnis yang belum pernah dikerjakan orang lain. Mereka berfikir akan menjadi yang pertama, pioner dan kelak menjadi pemimpin pasar di bisnis yang serupa. Fikiran yang tidak sepenuhnya salah, namun tidak sepenuhnya pula benar. Menjadi yang pertama tentu memerlukan energi yang sangat besar, selain edukasi pasar, ia harus mampu menunjukkan bahwa bisnis yang mereka perkenalkan sangat dibutuhkan oleh konsumen “pada saat itu”. Kenapa “pada saat itu” menjadi penting. Karena banyak contoh yang menunjukkan bisnis yang muncul pada saat pasar belum siap menerimanya akan gagal pada saat itu.
Sebagai contoh perusahaan yang memperkenalkan komputer pribadi jatuh pailit. Akhirnya, IBM-lah yang berhasil menghidupkan kembali